Kemarau Panjang Bikin Pasokan Air Berkurang di Tiga Titik, Begini Langkah PDAM Jepara

Share

JEPARA – Musim kemarau yang memuncak membuat sejumlah titik di Kabupaten Jepara mengalami penurunan pasokan air. Tidak diam, Perumda Air Minum Tirta Jungporo kerja keras normalisasi ketersediaan air.

Plt Kabag Produksi Perumda Tirta Jungporo, Muhlishin menyampaikan, sejak memasuki musim kemarau yang selama ini melanda Kabupaten Jepara, Perumda Tirta Jungporo mengalami penurunan distribusi air ke pelanggan.

Pihaknya juga menjelaskan, bahwa setidaknya terdapat tiga titik yang mengalami penurunan ketersediaan air baku. Titik tersebut antara lain berada di Kelurahan Bandengan, Kelurahan Karangkebagusan, dan Desa Tegalsambi.

“Mau tidak mau pengalihan dan penataan jam distribusi air dijadikan bergiliran. Hal ini bertujuan supaya ketersediaan air dapat memadai seluruh masyarakat (pelanggan),” papar Muhlishin, Selasa (29/9/2026).

Seperti di Kelurahan Bandengan, ia menerangkan, kondisi lokasi produksi air yang mengalami penurunan menyebabkan wilayah terjauh belum mendapat pasokan air secara maksimal.

Meski begitu, Perumda Tirta Jungporo melalui Tim sistem penyediaan air minum (SPAM) melakukan penggiliran sumber sir baku DW 04 dengan Desa Suwawal.

“Supaya adil maka dilakukan penggiliran. Agar maksimal juga kemaren Senin (28/9/2026) kami upgrade motor pompa DW 12, sekarang masih tahap evaluasi dan penormalan,” lanjut dia.

Lebih lanjut, untuk wilayah Karangkebagusan dilaporkan sebelumnya mengalami gangguan mechanical electrical (ME) dan pemadaman listrik, namun beberapa hari belakang telah dilakukan perbaikan.

“Sementara itu untuk Desa Tegalsambi masih berkoordinasi dengan teknik SPAM Tahunan tentang pemerataan aliran,” pungkasnya.

Ags