Sumur Krapyak 1 Mulai Mengalir, Perkuat Pasokan Air Bersih Tiga Wilayah di Jepara

Share

JEPARA — Sumur Krapyak 1 mulai mengalir dan memperkuat pasokan air bersih bagi pelanggan Perumda Air Minum Tirta Jungporo di sejumlah wilayah di Kabupaten Jepara.

Sumber air baru itu melayani Desa Krapyak, Karangkebagusan, Demaan sebagian. Perumda Tirta Jungporo saat ini masih melakukan peningkatan dan optimalisasi produksi dari sumber tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal.

Kabag Perencanaan Perumda Tirta Jungporo, Aji Asmoro mengatakan, Sumur Krapyak 1 menjadi salah satu dari sejumlah sumber air yang direalisasikan perusahaan pada 2026.

“Sudah ready, sudah mengalir. Saat ini masih dalam proses peningkatan dan optimalisasi produksi sumber air baku,” papar Aji, Sabtu (22/8/2026).

Sementara itu, Direktur Perumda Air Minum Tirta Jungporo, Lukman Hakim, sebelumnya menyebut hingga Agustus 2026 perusahaan telah merealisasikan enam sumber air untuk memperkuat ketersediaan air baku di berbagai wilayah Jepara.

Lima sumber berasal dari pembangunan sumur baru, sedangkan satu lainnya merupakan sumur sewa.

“Enam sumur sudah terealisasi. Lima di antaranya dari pembangunan sumur baru dan satu sumur sewa,” kata Kang Lukman (sapaannya).

Pembangunan Sumur Krapyak 1 dilakukan di tengah kebutuhan peningkatan pelayanan air bersih di Jepara. Saat ini, cakupan pelanggan Perumda Tirta Jungporo masih sekitar 14 persen atau kurang lebih 60 ribu pelanggan.

Kang Lukman mengatakan, perusahaan selama ini banyak mengandalkan sumber air bawah tanah melalui sumur dalam. Sementara potensi air permukaan yang dapat dijadikan sumber air baku masih terbatas.

“Penguatan sumber air menjadi salah satu langkah untuk menjaga ketersediaan pasokan sekaligus mendukung perluasan pelayanan,” pungkasnya.

Sebagai informasi, Perumda Tirta Jungporo juga menyiapkan Sumur Krapyak 2 untuk memperkuat pelayanan di kawasan Demaan sebagian, Bulu, Kauman, Jobokuto. Namun, sumber tersebut masih dalam tahap penyelesaian pemasangan instalasi kelistrikan dan sambungan PLN.

Selain Krapyak, sejumlah sumur baru juga dibangun di Bulungan, Blimbingrejo, dan Bapangan. Perusahaan masih melanjutkan pembangunan satu sumber air baru di Desa Sowan Lor yang diproyeksikan dapat memperkuat pasokan air di wilayah sekitarnya.